"Turut serta melestarikan, mengangkat, dan mengembangkan kekayaan seni kuliner Nusantara"

Keroncong 'Bengawan Solo'

Lagu 'Bengawan Solo' diciptakan pada tahun 1940 oleh Gesang Martohartono, pegiat musik keroncong dari Kota Solo. Lagu ini secara bernostalgia menggambarkan sungai terpanjang di Pulau Jawa. Sesudah Perang Dunia II berakhir, para tentara Jepang membawa pulang lagu ini dan mempopulerkannya di Jepang.

Bengawan Solo
Riwayatmu ini
Sedari dulu jadi
Perhatian insani

Musim kemarau
Tak seberapa airmu
Di musim hujan, air
meluap sampai jauh

Ref:
Mata airmu dari Solo
Terkurung Gunung Seribu
Air mengalir sampai jauh
Akhirnya ke laut

Itu perahu
Riwayatmu dulu
Kaum pedagang selalu
Naik itu perahu


Penyanyi: mBah Gesang Martohartono